10 Nasihat Ibrahim bin Adham

4 04 2014

Originally posted on Daris Rajih:

Suatu ketika Ibrahim bin Adham, seorang alim yang terkenal zuhud dan wara’nya, melewati pasar yang ramai. Selang beberapa saat beliau pun dikerumuni banyak orang yang ingin minta nasehat. Salah seorang di antara mereka bertanya, “Wahai Guru! Allah telah berjanji dalam kitab-Nya bahwa Dia akan mengabulkan doa hamba-Nya. Kami telah berdoa setiap hari, siang dan malam, tapi mengapa sampai saat ini doa kami tidak dikabulkan?”

Ibrahim bin Adham diam sejenak lalu berkata, “Saudara sekalian. Ada sepuluh hal yang menyebabkan doa kalian tidak dijawab oleh Allah.

Pertama, kalian mengenal Allah, namun tidak menunaikan hak-hak-Nya.
Kedua, kalian membaca Al-Quran, tapi kalian tidak mau mengamalkan isinya.
Ketiga, kalian mengakui bahwa iblis adalah musuh yang sangat nyata, namun dengan suka hati kalian mengikuti jejak dan perintahnya.
Keempat, kalian mengaku mencintai Rasulullah, tetapi kalian suka meninggalkan ajaran dan sunnahnya.
Kelima, kalian sangat menginginkan surga, tapi kalian tak pernah melakukan amalan ahli…

View original 160 more words





3 P di sekolah yang efektif (Place, People and Profit)

26 03 2014

Originally posted on Agus Sampurno @gurukreatif:

Tiga hal yang menjadi judul artikel ini menjadi ‘agak aneh’ ketika diterapkan di sekolah. Sepertinya konsep diatas hanya cocok untuk dunia wirausaha. Namun saatnya sekolah membuka diri untuk menggunakan konsep yang berasal dari luar konsep pendidikan. Berikut ini adalah paparan saya mengenai konsep diatas dalam konsep persekolahan.

 

Place (tempat)

Sekolah yang nyaman dan bersih membuat semua yang belajar dan bekerja didalamnya merasa senang, bangga dan terhormat. Sebaliknya sekolah juga bisa mencapai standar yang tadi saya sebutkan dalam konsep yang sederhana sesuai kemampuan. Inti dari konsep ‘place’ adalah sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi siswa dan tempat yang nyaman bagi guru untuk berkarya sebagai professional. Bagus dan aman tidak perlu mahal karena untuk apa jika sekolah yang bagus gedungnya namun guru keluar masuk atau orang tua merasa dikecewakan dan sibuk complain kemana mana.  Soal ‘tempat ‘ bisa juga diartikan sebagai atmosfir, sejatinya sebagai tempat mendidik sekolah mesti bernuansa pendidikan dan…

View original 339 more words





Seperti Apa Cara Berpikir Kita ?

26 03 2014

Tipe Manusia Berpikir

Menarik mengamati perkataan dari Eleanor Roosevelt, mantan Presiden USA yg mengatakan:
“Small Minds discuss people,
Average Minds discuss events,
Great Minds discuss ideas.”

“PIKIRAN KECIL membicarakan orang,
PIKIRAN SEDANG membicarakan peristiwa,
PIKIRAN BESAR membicarakan gagasan.”

Maka akibatnya:
PIKIRAN KECIL menghasilkan GOSIP,
PIKIRAN SEDANG menghasilkan PENGETAHUAN,
PIKIRAN BESAR menghasilkan SOLUSI.

Pikiran mana yg lebih mendominasi kita, begitulah apa yg di hasilkannya.

Bila PIKIRAN KECIL yg mendominasi,
maka kita akan selalu asyik dgn urusan orang lain,
namun tidak menghasilkan apa²,
kecuali perseteruan.

Bila PIKIRAN BESAR yg mendominasi,
maka ia akan aktif menemukan terobosan baru.

PIKIRAN KECIL senang menggunakan kata: “SIAPA?”

PIKIRAN SEDANG senang menggunakan kata: “ADA APA?”

PIKIRAN BESAR selalu memanfaatkan kata: “MENGAPA?” & “BAGAIMANA?”

Dalam melihat 1 peristiwa yg sama,
misalnya jatuhnya buah apel dari pohonnya,
akan cenderung di tanggapi berbeda.

Si PIKIRAN KECIL bertanya,
“SIAPA SIH YG KEMARIN KEJATUHAN BUAH APEL?”

Si PIKIRAN SEDANG bertanya,
“APAKAH SEKARANG BERARTI SUDAH MULAI MUSIM PANEN BUAH APEL?”

Si PIKIRAN BESAR bertanya,
“MENGAPA BUAH APEL ITU JATUH KE BAWAH, BUKANNYA KE ATAS?”

& PIKIRAN yg terakhir itulah yg konon menginspirasi SIR ISAAC NEWTON menemukan TEORI GRAVITASInya yg terkenal.

Di samping itu,
ketiga jenis pikiran ini juga mempunyai ‘MAKANAN’ FAVORIT yg berbeda:

Si PIKIRAN KECIL biasanya senang melahap TABLOID,

Si PIKIRAN SEDANG amat berselera dgn KORAN BERITA,

Si PIKIRAN BESAR memilih BUKU & ARTIKEL yg membangkitkan INSPIRASI.

TAK ADA SATUPUN PRESTASI ATO KARYA DI DUNIA INI YG DI HASILKAN OLEH PIKIRAN KECIL !!!





15 02 2013

Originally posted on Agus Sampurno @gurukreatif:

Saatnya mendiskusikan budaya malu sebagai guru dan sebagai profesional. Menghilangkan budaya malu yang bukan pada tempatnya akan membuat seorang guru semakin profesional dalam bersikap. Sebaliknya menumbuhkan budaya malu dalam hal  yang menghambat produktivitas akan membuat guru jadi contoh untuk muridnya.

Budaya malu yang mana yang mesti dihilangkan dan budaya malu yang mana yang mesti ditumbuhkan, ini jawabannya;

Budaya malu yang mesti dihilangkan dari seorang guru

  • Hilangkan budaya malu bertanya dan memberi ide saat rapat
  • Hilangkan budaya malu untuk mempertanyakan dengan cara yang baik mengenai kebijakan sekolah yang guru merasa kurang tepat
  • Hilangkan budaya malu belajar pada yang lebih muda, dari guru yunior atau bahkan dari siswa sendiri
  • Hilangkan budaya malu ketika meminta maaf kepada murid

View original 325 more words





21 01 2013

Originally posted on Agus Sampurno @gurukreatif:

Gambar

Teacher Burnout bisa diartikan sebagai kelelahan dari seorang guru dalam menjalani profesinya. Guru yang malas-malasan berbeda dengan guru yang lelah dan stress akibat beban pekerjaan yang menggunung. Teacher burnout jika dibiarkan akan membuorang guru kehilangan minat mengajar dan dunia pendidikan. Seorang guru yang terkena Teacher Burnout biasanya akan meninggalkan profesi mengajar ditahun ketiganya.

Cara terbaik untuk guru agar terhindar dari Teacher Burnout adalah dengan punya lingkaran pertemanan yang profesional di sekolah. Jika sebagai guru anda merasa senang mengajar namun merasa tidak punya harapan dan semangat, itulah ciri-ciri dari guru yang mengidap Teacher Burnout.

Pihak sekolah mesti cepat menyikapi guru yang terkena Teacher Burnout karena akan berpengaruh pada alitas mengajarnya. Guru baru atau muda pada saat mulai mengajar, segera cari mentor supaya ada yang memberi pengarahan dan petunjuk. Banyak guru yang segan berkata tidak, jadinya kebanyan pekerjaan jadi stress sendiri. Banyak guru yang sebenarnya terkena Teacher Burnout namun ia tidak…

View original 220 more words





20 01 2013

Originally posted on Agus Sampurno @gurukreatif:

Rapat bisa jadi sangat menyebalkan jika sekolah tidak mengatur dengan baik. Guru akan merasa waktunya terbuang sementara pimpinan sekolah merasa sia-sia saja mengumpulkan guru karena banyak keputusan atau instruksi tidak berjalan dengan baik di lapangan.

Beberapa ciri rapat yang baik adalah

Dalam hal perencanaan.

  • punya waktu yang rutin, berlangsung dalam waktu yang paling lama 2 jam
  • jika mendadak bisa dilakukan sambil berdiri, hanya untuk menyampaikan hal yang penting
  • punya agenda yang diberitahu 3 hari sebelumnya, dikirim lewat email dan tertulis.
  • meminta secara khusus pada pesertanya jika diminta membawa sesuatu.
  • Jika berlangsung lama disiapkan siapa yang akan menggantikan guru jika punya jadwal mengajar

Dalam hal jalannya rapat.

  • kepala sekolah hanya bersikap sebagai fasilitator, jika ia berbicara terlalu banyak situasi akan tidak kondusif
  • membuat kesepakatan, tidak ada yang berbicara saat rekan guru lain sedang berbicara
  • hindari membagikan kertas yang banyak saat meeting, lebih baik beri akses ke google drive document yang bisa…

View original 55 more words





Kakak Belajar di Pesantren

4 09 2012

Ketika kaki-mu melangkah meninggalkan rumah dan berpamitan kepada saudara, teman dan tetanggamu, mereka melepasmu dengan penuh keheranan dan kesedihan bahkan ada yang menitikkan air mata. Tetapi kamu sendiri senyum bahagia dengan penuh lepasnya. Seolah kamu ingin mengatakan dengan senyuman itu, ini memang pilihan dan keinginan saya….

Ketika kami masih ingin memanjakan dirimu sebelum betul-betul kami meninggalkanmu, kamu sudah meminta kami segera pulang…

Ketika masih tersisa keraguan kami akan interaksi kamu dengan teman-teman barumu, kamu bilang sudah mempunyai tiga teman baru sambil kamu menyebut nama-nama  baru itu seraya meyakinkan kami agar segera menghilangkan keragu-raguan pada diri kami….

Kakak Nawal..akhirnya dengan sepenuh hati, kami melepaskanmu untuk menuntut ilmu di Pesantren Nihayatul Amal Karawang. Usiamu memang masih belia, baru 8 (delapan) tahun.  Tapi keteguhanmu meyakinkan Buya-Bunda untuk menitipkanmu di Pesantren. Bagi sebagian orang, kamu masih kecil untuk dilepas jauh dari orang tua. Tapi kamu menyaksikan sendiri, di sana bahkan adik-adikmu yang usianya baru menginjak 5 (lima) tahun sudah masuk pesantren sejak mereka TK. Jadi, kamu tidak terlalu kecil untuk dititipkan di Pesantren…

Tentu harapan Buya dan Bunda, kamu dapat belajar dengan baik,  menambah hafalan Juz ‘Amma dan kamu menjadi anak yang sholeh yang senantiasa berbakti kepada Buya dan Bunda…

Buya dan Bunda bangga pada kamu, karena sejak dini seolah kamu memahami tentang pentingnya pendidikan di dunia Pesantren. Pesantren bukan sekedar lembaga pendidikan biasa, pesantren bukan sekedar menjadikanmu menjadi orang berilmu. Pesantren tidak akan menjadikanmu manusia kolot dan tidak modern, pesantren bukan tempat pembuangan anak dari orang tuanya seperti banyak anggapan orang. Pesantren tempat menuntut ilmu, pesantren tempat penyemaian akhlaq, pesantren tempat pembentukan karakter terlebih di saat bangsa ini sudah tidak jelas lagi karakternya. Banyak hal yang akan kamu dapat yang sulit didapat di tempat-tempat pendidikan formal biasa.

Dulu,  keluarga besarmu merupakan orang-orang yang dididik di lingkungan pesantren. Abande, Ibunde,  Buya, Bunda, uwa, bibi, dan om-om kamu merupakan orang-orang pesantren ….

Minggu, 2 September 2012  merupakan hari penting dan bersejarah bagi kehidupan kamu. Buya-Bunda, dede Azih dan dede Nasyath, Ibunde dan yang lainnya mengantarkanmu ke Pesantren Tarbiyatul Awlad Nihayatul Amal. Semua saudaramu juga mengantarkan do’a kepergianmu semoga kamu senantiasa sehat, betah, belajar dengan baik dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat..

Kakak Nawal….kamu yang anteng yah di pesantren. Kamu selalu ada di hati Buya-Bunda juga di hati Ibunde dan yang lainnya juga. Buya-Bunda sayaaang samu kamu kak…Senang selalu yah Nak….

Trima Ya Allah……

اللهم أولادي وأولادنا أولادا صالحين سالمين حاذقين سعداء أشخياء موفقين للخيرات وزائرين للبيت الحرام

اللهم اجعلهم أولادا صالحين يدعون لوالديهم وبرين بهم ومطيعين لك ولرسولك

اللهم أطل أعمارهم في الطاعة وصحح أجسادهم وأحسن أصواتهم وغناهم لقرائة القرآن والحديث وارزقهم  العافية في الدين والدنيا والآخرة








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.